beritaqmfr.blogspot.com, Bengkulu- Meroketnya harga bahan pokok jelang bulan Ramadhan seakan menjadi cerita lama yang terus terulang.
Berdasarkan pantauan harga di Pasar pagi Pagar dewa, Selasa (30/4/2019) harga bahan pokok mulai alami kenaikan.
Salah satunya daging ayam. Ibu Ita salah satu pedagang ayam di Pasar Pagi Pagar Dewa menerangkan, harga daging sudah alami kenaikan sejak hari ini. Ita menyebut kenaikan harga jelang Ramadhan sudah pasti terjadi setiap tahunnya.
"
Sekarang sudah Rp 31 ribu. Naik seribu rupiah, kemarin masih Rp 30 ribu. Kalau sudah dekat lebaran bisa sampai Rp 33 ribu keatas harganya," terang pedagang yang sudah berdagang di Pasar Pagi Pagar Dewa 10 tahun silam itu.
Meski dirinya mengetahui harga diprediksi akan terus meroket, Ita tak resah bakal kehilangan pembeli. Menurutnya permintaan ayam juga tinggi selaras dengan kenaikan harga.
Saat ini dirinya mengaku tak alami kekurangan stok ayam dari penyuplai. Sehingga ia memiliki stok cukup untuk berdagang.
Komoditas lainnya seperti bawang putih, telur, kentang dan gula pasir juga alami kenaikan serupa. Salah satu pedagang sembako, Linda mengaku kenaikan barang terjadi sejak tiga hari lalu.
Bawang putih mengalami kenaikan harga yang cukup mencolok. Ia menganalisa, kenaikan harga bawang putih ditengarai karena stok persediaan barang yang menipis.
Barang dagangan lain meroket harganya adalah telur ayam dan kentang. Harga telur ayam masih bertengger di angka Rp 21 ribu perkilogram sebelum kenaikan. Saat ini menembus angka Rp 24 ribu.
Sedangkan harga kentang yang sebelumnya hanya Rp 8 ribu perkilogram, saat ini harganya mencapai Rp 12 ribu. Tak ketinggalan, harga gula pasir naik dari harga Rp 11 ribu kini naik jadi Rp 12.000 perkilogram.
"Gula pasir naik ini juga dikarenakan berbagai faktor seperti banjir yang membuat jembatan Manna-Lampung putus sehingga pemasok dari lampung sulitmengirim gula lampung ke bengkulu," terang Linda pedagang asli Bengkulu yang mengaku sudah berjualan sejak 7 tahun itu.
Sekarang sudah Rp 31 ribu. Naik seribu rupiah, kemarin masih Rp 30 ribu. Kalau sudah dekat lebaran bisa sampai Rp 33 ribu keatas harganya," terang pedagang yang sudah berdagang di Pasar Pagi Pagar Dewa 10 tahun silam itu.
Meski dirinya mengetahui harga diprediksi akan terus meroket, Ita tak resah bakal kehilangan pembeli. Menurutnya permintaan ayam juga tinggi selaras dengan kenaikan harga.
Saat ini dirinya mengaku tak alami kekurangan stok ayam dari penyuplai. Sehingga ia memiliki stok cukup untuk berdagang.
Komoditas lainnya seperti bawang putih, telur, kentang dan gula pasir juga alami kenaikan serupa. Salah satu pedagang sembako, Linda mengaku kenaikan barang terjadi sejak tiga hari lalu.
Bawang putih mengalami kenaikan harga yang cukup mencolok. Ia menganalisa, kenaikan harga bawang putih ditengarai karena stok persediaan barang yang menipis.
Barang dagangan lain meroket harganya adalah telur ayam dan kentang. Harga telur ayam masih bertengger di angka Rp 21 ribu perkilogram sebelum kenaikan. Saat ini menembus angka Rp 24 ribu.
Sedangkan harga kentang yang sebelumnya hanya Rp 8 ribu perkilogram, saat ini harganya mencapai Rp 12 ribu. Tak ketinggalan, harga gula pasir naik dari harga Rp 11 ribu kini naik jadi Rp 12.000 perkilogram.
"Gula pasir naik ini juga dikarenakan berbagai faktor seperti banjir yang membuat jembatan Manna-Lampung putus sehingga pemasok dari lampung sulitmengirim gula lampung ke bengkulu," terang Linda pedagang asli Bengkulu yang mengaku sudah berjualan sejak 7 tahun itu.

No comments:
Post a Comment